GUNG LIWANG-LIWUNG Stories
by kris.riyadi
Seorang Kepala Cantrik yang kaya raya dan sukses, diutus oleh Panembahannya – Panembahan Wit Kambil- membuka hutan Gung Liwang-Liwung dan mendirikan tanah perdikan baru. Cerita ini mengungkapkan suka duka Kepala Cantrik itu untuk membuka hutan tersebut. Segala trik dia gunakan agar tanah perdikan tersebut berdiri. Akankah tanah perdikan tersebut berdiri ?
Suatu kisah campuran antara pola pikir modern dengan background klasik.
Episode “Mafia Srigala”
Cerita yang diungkapkan disini adalah tentang suatu hutan gelap yang sangat keramat. Istilahnya adalah hutan Gung Liwang-Liwung, Jalma mara jalma mati. Setiap orang yang masuk ke dalam hutan , sudah dianggap mati. Hal ini dikarenakan banyak orang yang tidak kembali lagi dari hutan itu. Kalaupun bisa keluar dari hutan itu, maka kondisinya sangat mengenaskan.
Alkisah, seorang Kepala Cantrik dari padepokan Wit Kambil mencoba menguak rahasia hutan Gung Liwang-liwung, selanjutnya disingkat GLL. Kepala Cantrik (KaTrik) itu masuk ke hutan pada siang hari. Saat dia masuk, dia merasakan desir angin yang cukup dingin dan membikin bulu kuduk merinding. Dia sudah merasakan keanehan itu, meskipun saat itu hutan diterangi oleh cahaya matahari yang menembus di sela-sela dedaunan. Dia membulatkan tekat, karena dia sudah mempunyai cita-cita untuk keluar dari GLL dan menceritakan rahasia GLL tersebut ke kalangan manusia. Dia berharap dengan ceritanya nanti, kekeramatan hutan itu memudar. Jika sudah memudar, maka hutan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat manusia.
Dia terus menerobos semak-semak di antara tingginya pepohonan. Tak terasa cahaya matahari semakin meredup dan langit jingga terpantul dari pucuk-pucuk daun. “Ternyata sudah senja” batinnya. Udara semakin dingin, dan kembali bulu kuduknya meremang karena mendengar suara raungan srigala. Raungan itu kemudian disusul oleh raungan2 lain. Dengan hati-hati dia menginjak tanah, takut patahan2 ranting didengar oleh srigala-srigala itu. “Sebaiknya aku naik ke atas pohon saja, supaya aman dari srigala. Besok baru akulanjutkan perjalanan.” katanya pada diri sendiri.
Dia mencari pohon yang agak tinggi, duduk di salah satu dahannya dan bersandar di batang pohon. Dibukanya makanan bekal dari padepokan dan dimakannya sambil menikmati suasana hutan. Bekal itu sangat banyak dan makanannya enak2. Tentu saja enak2, karena di Padepokan Wit Kambil dia menjabat sebagai Kepala Cantrik. Jatah Kebun untuk dia sangat besar. Bahkan, dari hasil kebun tersebut, dia mampu membeli beberapa Mobil Mercy keluran terbaru, rumah 10 biji, dan kemewahan-kemewahan lainnya. Dia merasa hidupnya sangat SUKSES. Memimpin para cantrik dari padepokan Wit Kambil yang sangat terkenal, mempunyai istri yang cantik,terpelajar dan cerdas, mempunyai anak2 yang juga pintar dan berbakti kepada orang tua. Karena sukses memimpin para cantrik itulah, maka dia ditawari hutan GLL tersebut, dan membuat tanah perdikan sendiri. Dia sangat tertarik dengan tantangan itu.
Lamunannya pecah ketika dia mendengar suara gerengan srigala di bawahnya. Betapa kagetnya, karena di bawahnya sudah berkumpul 70-an srigala. Srigala2 tersebut melonjak-lonjak ke batang pohon seakan-akan ingin memanjat pohon. Rupanya srigala2 itu tertarik dengan bau sedap dari makanan yang dia bawa. KaTrik itu kemudian berkata sambil tertawa :” ha..ha.ha..Kalian tidak akan bisa naik ke sini. Kalian hanyalah segerombolan srigala yang kelaparan. Sayang sekali aku tidak bisa berbagi makanan dengan kalian. “
Betapa terkejutnya dia…, ketika srigala tersebut menjawab bukan dengan raungan, tetapi dengan berkata:” Betapa sombongnya engkau manusia. Memang, kami semua tidak bisa naik ke sana. Tetapi kami bisa menjadikanmu seekor srigala seperti kami dengan sihir kami. Jika engkau sudah menjadi srigala, maka engkaupun terjatuh dari pohon, dan makananmu dapat kami makan. Ketahuilah, sesungguhnya sebagian besar dari kami, dulunya adalah manusia seperti engkau juga. Kami menjadi begini karena terkena sihir hutan ini. dan karena menjadi srigala, maka kami menjadi punya kemampuan sihir pula. Kami sangat senang dengan kemampuan sihir kami ini.Sekarang, rasakan sihir kami…………………..xxx????!!!!!”
“Wadouw…………………………………..”
Betapa terkejutnya Katrik itu, dia jatuh dan telah berubah bentuk. bukan manusia lagi. Tetapi, lebih terkejut adalah kawanan srigala itu, ternyata sihirnya tidak mengubah Katrik menjadi srigala, tetapi ternyata berubah menjadi NAGA. padahal naga adalah hewan SURGA.
-bersambung-